Skip to main content

Kebahagiaan?



-Assalamualaikum-

Dengan rahmat Allah yang maha kuasa, akhirya saya dapat kembali menulis untuk mengisi kekosongan blog ini. Sebenarnya saya bukanlah seseorang yang hobi nulis, saya nge-Blog cuma untuk keisengan  belaka (hehehe..). jadi jika ada tulisan saya yang agak ngelantur, mohon dimaklumi aja ya.
Saya sering sekali mendengar kata kebahagiaan. Apa sih hebahagiaan itu? Saya sering kepikiran tentang itu. Entah apa yang menjadikan sesorang itu bahagia aku pun tak tau.
Apakah aku terliht seperti orang yang bahagia? Hah, lagi-lagi keahagiaan mengganggu pikiranku. Aku bahkan belum tau apa itu kebahagiaan. Mereka seolah-olah bilang bahwa aku selalu bahagi di atas penderitaan mereka.
Apakah aku memang terlihat seperti itu?
Mengapa kalian tidak mau memberitauku?
Apa memang aku yang tak peduli dengn hal itu?
Dimana dan bagaimana supaya aku akan bisa mendapatkan kebahagiaan itu?
Seberapa besar kebahagiaan yang aku dan kalian butuhkan?
Kepada siapa kebahagian itu harusku salurkan?
Ya Allah, bari aku petunjukmu untk menemukan kebahagiaan. Aku tak ingin orang di sekelilingku menangis karena kesalahanku, dan aku tak ingin mereka menangis karena aku yang telah merusak kebahagin mereka.
I have to improve it all...”

-Assalamualaikum-

Comments

Popular posts from this blog

Cinta Harus Memiliki

"Suatu hari, saya duduk di bangku plastik yang biasa kami duduki saat kuliah. Tiba-tiba dari kejauhan, temanku datang mendekat, lalu mengambil kursi dan duduk disamping tembok pembatas di lantai 2 tembat biasa kami nongkrong. Lalu dia menoleh ke arahku sambil berkata "cinta tak harus memiliki" "loh...!!!" saya kaget. Begitulah lebih kurang ilustrasi saat orang berkata cinta tak harus memiliki. Dan kalimat itulah yang banyak disebut oleh kalangan muda-mudi saat ini. Kenapa? Yah... namanya juga anak muda zaman sekarang, pacaran sana-sini lalu sakit hati, galau deh jatuhnya.

Ng-autis dulu ah...

Perbedan itu terlihat nyata, lalu apakah kita akan saling merusak dengan itu? Malam Minggu datang lagi. Tengok kanan tengok kiri, tak ada roti tak ada kopi. Ginilah kalo hidup sendiri. Leptop nyala pegang dua-duanya, satu dikanan satu lagi dikiri. Sambil bengong, lirik juga si elji (hape aku, hahaha), ternyata bunyi. Pas dibuka..... yaaahhhhhh ternyata operator..... tapi gak papalah, memang operator yang paling mengerti kami. Maksud pengambilan judul kali ini bisa sobat baca di akhir posting ini :D

Psikologi Industri Organisasi

Psikologi Industri Organisasi merupakan suatu subdisplin dari ilmu psikologi yang mempelajari perilaku manusia dalam suatu konteks organisasi, apakah organisasi industri ataukah organisasi nirlaba, serta pengaruh timbal balik antara individu dan organisasi tempatnya berkarya. Psikologi Industri Organisasi adalah Ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam perannya sebagai tenaga kerja, Anggota organisasi, konsumen, baik secara individu maupun kelompok untuk kepentingan manusia dan organisasinya (Munandar, 2001).